Bismillah . . . .
Jangan pernah meremehkan apa yang di miliki seseorang,
karena segala yang sudah terjadi itu takdir terbaik Untuknya dari Allah Azza
wajallah J
cerita ini muncul saat cinta memaksa sy ingin sekali memperingati,mengayomi dan
menasehati Orang yang sy Cintai Tapi sy tak mampu Menyampyknnya Krena, Ahhh . .
. Sudahlah :D hehehe kan jadi lebby lgi ^_^ Simak ja Yyyuukkzz Cerita Murni
karangan Saya
......Kurus dan gemuk bukan alasan kami saling Mencintai, tapi
ketulusanlah yang membuat Segalanya Indah meski hanya kami yang rasa.......
“Kucing kurus mandi dipapan.”
”Papannya si kayu jati,”
“Badan kurus bukan tak makan.”
”Tapi memikirkan si janting hati,”
”Papannya si kayu jati,”
“Badan kurus bukan tak makan.”
”Tapi memikirkan si janting hati,”
Itulah bait pantun yang cocok u
ntuk istri si eko yang selalu
ia jadikan alasan ketika teman-teman sekantornya menanyakan kenapa istrinya
begitu kurus sementara ia sendiri begitu gemuk sampai kalau dia duduk di kursi,
jarak antara kursi dan meja jadi sangat berjahuan karena terhalang perutnya
yang buncit. Tapi sebenarnya diantara Eko dan istrinya tak pernah
mempermasalahkan fisik masing-masing karena bagi mereka dalam cinta hanya butuh
ketulusan untuk saling membahagiakan dan tetap setia. Hanya saja sebagai
manusia biasa terkadang eko juga pusing dan jengkel kalau setiap hari selalu
saja ditanyakan hal yang sama, akan tetapi ia terus saja mencoba untuk tetap
bersabar dan mendo’akan teman-temannya yang pada kenyataannya mereka sendiri
belum memiliki pasangan hidup. Ia mendo’akan teman-temannya agar cepat memiliki
pasangan hidup supaya mereka bisa lebih mengerti perasaannya dan perasaan
istrinya yang tak pernah memperdulikan fisik mereka masing-masing, itulah yang
diharapkan eko dalam do’anya
Saat itu adalah hari terakhir ia bekerja karena perusahaan
tempat ia bekerja memberikan bonus kepada 5 kariyawan yang kerjanya bagus untuk
berlibur ke Pulau Derawan untuk bersenang-senang selama seminggu sebagai hadiah
dari kerja keras mereka, dan kebetulan tahun ini eko dan ke empat teman sekantornya
mendapatkan bonus untuk berlibur itu. Keesokan harinya eko dan ke empat teman
sekantornya berkumpul di rumah fauzi orang yang paling suka mengejek eko, dan
kali ini ejekannya terdengar lebih merdu Bahakan terang-terangan di depan
istrinya. Fauzi “ jadi ini ko, yang kamu bilang kucing kurus itu ?, Sambil tertawa bersama teman-temannya,
sementara eko hanya tersenyum dan berkata “Inilah istriku yang selalu
memikirkanku ketika aku sakit, ketika aku lupa makan dan lain-lain samapai dia
sendiri lupa kalau dia sedang sakit atau belum makan”, Ucapan eko memecah tawa
mereka dan membuat suasana hening sejenak, lalu kemudian fauzi bergegas mengajak semuanya agar
langsung naik kemobilnya untuk segera berangkat dan menikmati liburan mereka.
Tidak berhenti hanya saat didepan rumah fauzi mereka bercanda dengan candaan
yang tidak sewajarnya jadi bahan candaan, Sepanjang perjalanan mereka terus
saja tertawa dengan membicarakan eko dan istrinya, tetapi eko tetap saja
bersabar dan berusaha mengimbangi candaan mereka, sampai suatu ketika fauzi
menambah kecepatan mobilnya sehingga membuat semua yang ada di mobil menjadi tegang,
tapi fauzi sendirii dengan santainya berkata ”Tenang saja kalau kita kecelakaan kan
ada eko, darahnya masih bisa di bagikan untuk masyrakat sekampung”, sambil
terus menambah kecepatan mobilnya dan tertawa dengan kencangnya sementara yang
lain merasa resah dengan cara fauzi mengendari mobil yang ngebut dan
ugal-ugalan, hingga kemudian selang beberapa waktu kemudian ketika fauzi ingin
mengurangi kecepatan mobilnya ketika berada di tikungan tajam mobil menjadi
tidak terkendali karena kecepatan yang berlebihan dan akibatnya mobilpun
terlempar keluar jalan kemudian terbalik berkali-kali hingga seluruh bagian
mobil hancur.
Berutung saat itu ada truk yang lewat dan melihat kejadian
itu dan segera membawa mereka kerumah sakit. Semuanya terbaring di ranjang
rumah sakit karena memiliki luka parah akibat kecelakaan itu kecuali Istrinya
eko yang hanya sedikit terluka dibagian lenganya akibat terkana serpihan kaca
jendela mobil, sementara eko dan keempat temannya mengalami kerisis. Bahkan
keempat teman sekantornya eko mengalami kekurangan darah karena mengalami
kebocoran dibagian kepala. Dan dengan kelembutan hati serta hati yang tulus
ketika eko sadar dan mendengar keadaan teman-temannya, tanpa berpikir panjang
eko menyampaikan kepada doktor bahwa ia berniat untuk mendonorkan darahnya menolong
teman-temannya yang kini sangat membutuhkan donasi darah. Bahkan saat sedang dalam
keadaan sakitpun eko tetap saja berusaha
membantu temannya yang kini sedang kerisis kekurangan darah meskipun ia tau
orang ia tolong adalah orang yang selalu menyakitinya lewat kata-kata mereka
yang tak sewajarnya. Akan tetapi karena fauzi memiliki golongan darah yang
berbeda dengan eko, fauzi saat ini masih dalam keadaan krisis kekurangan darah.
Ayu yang melihat suaminya begitu tulus membantu teman-temannya meski dalam
keadaan sakit, ia juga tergerak hatinya ingin menolong dan meminta izin kepada
suaminya untuk mengecek darahnya dan bila cocok ia berniat untuk juga
mendonorkan darahnya. Inilah alasan mengapa mereka saling mencintai, ketulusan
hati mereka yang sama besarnya membuat mereka disatukan dalam ikatan pernikahan
meskipun banyak orang yang mentertawakan keadaan mereka yang katanya jauh
berbeda kenapa bisa saling mencintai. Beruntung saat itu golongan darah ayu
sama dengan fauzi sehingga fauzipun dapat tertolong dan semenjak kejadian itu
fauzi dan ketiga temannya tak berani lagi mengatai eko dan istrinya bahkan
mereka akan menjadi pembela utama ketika ada yang mengatai mereka terlebi fauzi
yang ketika sadar dari keadaan kritisnya ,ia tau bahwa ia ditolong oleh orang
yang sudah ia katakan kucing kurus. Kejadian ini membuat fauzi dan temannya
sadar bahwa mereka tak seharusnya mengatakan apa yang selama ini mereka katakana
dan kini merekapun menjadi lebih akrab tanpa ada lagi kata yang saling
merendahkan satu sama lain. Bahkan kini eko menjadi seorang yang mereka percaya
untuk memilihkan seperti apa kriteria istri yang cocok untuk mereka hingga
suatu hari kemudian keempat teman eko sudah memiliki pasangan masing masing,
dan merekapun berencana untuk mengajak eko dan istrinya untuk membayar liburan
yang tertunda kemarin dengan membiayai kebutuhan eko dan istrinya selama berlibur. The End
“”””” Pesan cerita : seperti apapun seseorang yang kini bersamamu
kalau dia bisa membuatmu nyaman aman dan bahagia, untuk apa mencari yang
sempurna kalau yang sederhana bisa membuat hidupmu lebih berwarna”””” # Setia
adalah poin utama by Akbar The dreamer 22 Mei 2015


0 komentar:
Posting Komentar